Barangkali Sapardi salah
bahwasanya
hujan bulan Juni tak setabah yang dirasa
diumbarnya rindu dalam rintik
kepada pohon berbunga itu
hujan bulan Juni tak sebijak yang dikira
jejak-jejak kakinya abadi
dalam keraguan di jalanan itu
hujan bulan Juni tak searif yang dikata
dijaganya agar yang tak terucap
tak terserap akar pohon bunga itu.
(Juni 2020)
Bahwasanya hidup adalah perihal mencari dan menemukan
Tentang pergi dan bertualang
Tenang pulang dan bersemayam.
Suatu saat nanti, akan ada pagi
Di mana kopi pahitku bersua senyum manismu
Cahaya pagi menghangatkan ruang
Menyadarkanku agar selalu pulang
Untuk tetap menghadirkan raga tanpa ragu
Percayalah,
Bahwa di hari itu kita akan baik-baik saja
Mengarungi hidup yang teramat sederhana
Terima kasih pada-Nya
Untuk rasa yang tak kunjung sudah
Dengan sungguh, tanpa sanggah, tanpa singgah.